untuk Indonesiaku
Ibu, jangan menangis
Melihat alam bergolak sadis
Ku tahu pasti hatimu miris
Tak tahu kapan bencana ini 'kan habis
Ibu, jangan bersedih
Meski murka Tuhan sedang mendidih
Kau tahu pasti hatiku pedih
Menyaksikan Indonesia sedang merintih
Ibu, ayo bangkit
Masa silam jangan ungkit
Ku tak mau dirimu sakit
Karena ini masa yang sulit
Ibu, mari bekerja
Meski pasti banyak kendala
Yakinlah Tuhan s’lalu serta
B’ri mentari bagi yang dicinta
Showing posts with label puisi. Show all posts
Showing posts with label puisi. Show all posts
02 April 2009
01 April 2009
Insomnia
untuk Robert
Malam datang, tapi mengapa aku jadi jenuh?
Seakan, ada orang yang membuang isi otaknya kemari.
Malam datang, dan aku harus tidur.
Lihat, tukang roti sudah menjaja.
Dengan pengeras suara,
keliling kampung, dia berteriak,
"Roti baru atau basi?
Baru sudah pasti!"
Hey, mengapa jadi sebuah tawa?
Lihat, ada orang yang membuat sepenggal puisi gila.
Malam datang, tapi mengapa aku jadi jenuh?
Seakan, ada orang yang membuang isi otaknya kemari.
Malam datang, dan aku harus tidur.
Lihat, tukang roti sudah menjaja.
Dengan pengeras suara,
keliling kampung, dia berteriak,
"Roti baru atau basi?
Baru sudah pasti!"
Hey, mengapa jadi sebuah tawa?
Lihat, ada orang yang membuat sepenggal puisi gila.
Subscribe to:
Posts (Atom)

